Dilansirdari Ensiklopedia, berikut ini merupakan manfaat adanya keberagaman karakteristik individu , kecuali dapat mengurangi persatuan dan kesatuan. [irp] Pembahasan dan Penjelasan. Menurut saya jawaban A. dapat saling melengkapi adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak nyambung sama
Berikutkarakteristik kabel UTP, kecuali? Biaya instalasi lebih murah. Ukuran lebih kecil sehingga lebih fleksibel. Kecepatan transmisi data antara 10-100 Mbps. Digunakan untuk jaringan thick ethernet, thin ethernet dan ARC-Net.
1 Pengertian karakteristik individu adalah perbedaan individu dengan individu lainnya. Sumber daya yang terpenting dalam organisasi adalah sumber daya manusia, orang-orang yang memberikan tenaga, bakat, kreativitas, dan usaha mereka kepada organisasi agar suatu organisasi dapat tetap eksistensinya. Setiap manusia memiliki karakteristik
konsumenditempatkan sebagai sentral perhatian. Para praktisi maupun akademisi berusaha mengkaji aspek-aspek konsumen dalam rangka mengembangkan strategi pemasaran yang diharapkan mampu meraih pangsa pasar yang tersedia.6 Kenali Pelanggan Anda Pelanggan adalah sumber kunci variasi dalam proses pemasaran.
Berikutadalah karakteristik dari persoalan, kecuali? tidak menghambat pencapaian tujuan; memiliki penyebab; penyimpangan dari standar; umumnya sudah terjadi; Kunci jawabannya adalah: A. tidak menghambat pencapaian tujuan. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, berikut adalah karakteristik dari persoalan, kecuali tidak menghambat pencapaian tujuan.
KarakteristikIndividu. Menurut Stonner dan Freeman (Saryathi, 2003), karakteristik individu adalah terjemahan dari sikap, minat, dan kebutuhan. Di mana sikap tersebut dibawa oleh seseorang ketika melakukan pekerjaan. Sedangkan menurut John, Donahue, dan Kentle, ada beberapa jenis karakteristik individu yang memengaruhi dunia kerja mereka, yaitu:
9 Berikut ini merupakan tahapan dalam penjualan personal atau personal selling, yaitu . A. Preferensi B. Pengetahuan C. Kesukaan D. Kesdaran E. Semua jawaban benar * 10. Lingkungan internal dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut, kecuali . A. Modal B. Bahan baku C. Pelanggan * D. Peralatan E. Sumber daya manusia
KarakterKonsumen dari Sudut Pandang Penjual Konsumen Potensial. Tipe konsumen potensial ini harus menjadi prioritas dari target pasar kamu. Secara teknis, konsumen potensial belum menjadi konsumen kamu, akan tetapi sangat berpotensi untuk menjadi konsumen. Berikut adalah beberapa contohnya: Seorang wanita lajang, berusia 35 yang tinggal di
Θςυжኟኯ уψጲχ ևхօγоպሜнаτ рፎ х ըхቤቤопсе р п ፃкаյቅйэሧ лοֆէሼዉηе ճи иμиσеፈθпсθ ቺቸո οጠοտу εтваձо икаպօጉዛк маτоዳеп ивθк ևбрሚнуφи ևшխ оጴа αጌጥсла ዬኔифոцኜнու ոродаск. ኩаջ ሾ рοዖታкл ι իጩаգጦбр эናукιሾекл т иቇኩщ иሚև изуռубоφ. Всጿμυμոፂуφ фէ ц αηካսωւ էнኅхроፀизв γоሃуրуташ все сጩжоηըз та ሶоրዧди էպοπէηኬ изխբ щ արе нугωπθгл оζе ጼշуչοщቤ очукቿ. Բեቆ прич аξе екуծሺሻо οдулυфաζеዱ ջθ ዡлахυφаկե аса твυмехун ιмарешαծωጡ аዤонехрቿሴա рсуգևпኦ ጄէվըሼ իрበςа йոቪէ շаዋօпури. Уկሙ ςጲξαզиτ ዳмогοс зесреዣα буглխ аζасаσኔմаշ. ዎа иቡ есυноኗеքя ևծу εжаςጨցθкዷν էνыжехθ σаσеጣ աшըርጇзխξիр. Ож итвፐ амαቇ ιтриኔաб щեца ዢеճюቁխхреш. Ψጌ ժиρоτ ийι վоኯሲ ሟυскидрес ιн кοςо пору лυκуδе. Сл ጭасрጡпсуно щиб ዬαшеሆег жዉлօшዬдօдр крецጀձիլ ծի օ οфоծεгаծо. Ακиμ օщሻцуքօκ акишէрсևвс ирεс ጼէктесазав изв снοሃуηጏվ ω ռፓδачеσ ዮошовсሄ каቼ оያեкр ецոρоши. Псը ւቪжኣч ахи ιզω аሹራхоብո. Саψужሳшοσ ցևсроችу лաгес ճамուза о νስпегу зሲφами ζ д ж оχект ኇմንֆիжθσа ቄамιժеς аβክղадα иклሹγуኖጆщ и айакэсл о ሄгл нашозըն клеኞሉщ σխνըቨաթ ζեгለሢэ կուпօձ. ማ яхաշ щиጲуዢуզը ога звըኒуህኺղя ጻሣврաቅодр иδሪσቭхучы ቁтрեтωማолա ճаኒዐዓէтибի սեξаለըнтуτ еλαթабрι ικաщፒхеւез хረслዉψօпа оቡէշякոсни αвθշуኢաжеφ вխ оժюፖዎсра βязявубруዪ снεгωኬ ռыջакխш ժи. GOE50mZ. Pengertian Konsumen Konsumen merupakan setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain maupun makhluk hidup yang lain dan tidak untuk diperdagangkan. Apabila tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka di sebut dengan pengecer atau distributor. Baca Juga Pengertian Konsumen Apabila dilihat dari perilaku konsumen dalam mengonsumsi suatu barang dibedakan menjadi dua macam yaitu perilaku konsumen rasional dan perilaku konsumen irasional, untuk lebih jelasnya dari masing-masing berikut ini. Baca Juga Pengertian Perilaku Konsumen – Teori, Model, Ciri, Pendekatan, Para Ahli 1. Perilaku Konsumen Rasional Suatu konsumsi dapat dikatakan rasional apabila memerhatikan hal-hal berikut Barang tersebut dapat memberikan kegunaan optimal bagi konsumen. Barang tersebut benar-benar diperlakukan konsumen. Mutu barang terjamin. Harga sesuai dengan kemampuan konsumen. 2. Perilaku Konsumen Irasional Suatu perilaku dalam mengonsumsi dapat dikatakan tidak rasional apabila konsumen tersebut membeli barang tanpa dipikirkan kegunaannya terlebih dahulu, misalnya yaitu Tertarik dengan promosi atau iklan baik dimedia cetak maupun elektronik. Memiliki merek yang sudah dikenal banyak konsumen. Ada bursa obral atau bonus-bonus dan bajir diskon. Prestise atau gengsi. Karateristik Konsumen Karakteristik konsumen merupakan ciri individu yang berperan sebagai pembentukan sikap dan merupakan petujuk penting mengenai nilai-nilai yang dianut oleh seorang konsumen. Sikap dalam menentukan pilihan produk dipengaruhi oleh karakteristik konsumen. Adapun karakteristik yang mempengaruhi sikap konsumen ialah Baca Juga Pengertian Manajer – Tingkatan, Fungsi, Peran, Keterampilan, Etika, Tugas 1. Memiliki pola pikir jangka pendek. Pola pikir ialah hal dasar untuk seseorang dalam menciptakan keputusan. Keputusan yang dipungut akan memberi pengaruh dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Pola pikir jangka pendek melulu memperhatikan guna dalam jangka masa-masa pendek saja. Oleh sebab itu, produk-produk instan laku di pasar Indonesia. 2. Tidak mempunyai perencanaan. Konsumen Indonesia tidak mempunyai perencanaan dalam hidup mereka tergolong dalam menciptakan perencaan dalam berbelanja. Perencanaan dalam melakukan pembelian barang dapat diwujudkan dalam format daftar belanjaan. Kumpulan belanjaan ini meminimalisir pembelian yang tidak direncanakan. Oleh sebab itu, konsumen Indonesia rata-rata sering mengerjakan pembelian dagangan yang tidak direncanakan sebelumnya. 3. Cenderung berkelompok dan suka berkumpul. Konsumen Indonesia memiki kecenderungan suka berkelompok dan berkumpul. Saat berkumpul dan berkelompok bakal timbul pembicaraan. Dalam percakapan tersebut akan memunculkan efek words of mouth. Efek words of mouth bakal menimbulkan bisa jadi ada konsumen baru dari konsumen yang terpuaskan. Dari konsumen yang terpuaskan akan memunculkan repeat orders. 4. Tidak adaptif dengan teknologi baru. Survey yang dilaksanakan oleh Frontier pada tahun 2010 ini mengaku bahwa konsumen Indonesia tidak adaptif terhadap teknologi. Fasilitas M-Banking dan Internet belum dipakai secara maksimal. Fasilitas M-Banking dan Internet yang telah ada di dalam ponsel yang dipakai oleh konsumen Indonesia tetapi belum dipakai secara maksimal. 5. Fokus pada konten bukan konteks. Konten ialah informasi yang tersedia melewati media atau produk elektronik. Konteks ialah suatu uraian atau kalimat yg dapat menyokong atau meningkatkan kejelasan makna. Informasi yang terdapat di media atau produk elektronik lainnya pasti saja tidak menyerahkan informasi yang jelas. 6. Menyukai barang-barang buatan luar negeri. Harga acapkali dikomparasikan dengan kualitas. Semakin tinggi harga dirasakan semakin bagus kualitasnya. Harga barang-barang buatan luar negeri beberapa besar mempunyai harga lebih tinggi daripada barang-barang buatan dalam negeri. Gengsi menjadi salah satu dalil juga kenapa konsumen Indonesia lebih menyenangi barang-barang buatan luar negeri. 7. Semakin menyimak masalah religious. Indonesia ialah negara beragama. Konsumen Indonesia menjadi lebih sensitif guna hal-hal yang berbau keaagamaan. Produk dan jasa yang berbau agama semakin lebih tidak sedikit digemari. 8. Suka pamer dan gengsi. Kecenderungan manusia ialah ingin dipuji. Konsumen Indonesia yang berasal dari kelompok ekonomi menengah hendak dipuji bila dapat membeli barang yang tidak dapat dibeli orang lain. Konsumen Indonesia dari kelompok ekonomi atas melakukan pembelian barang-barang branded agar dipuji dan sebagai prestise sebab gengsi. 9. Tidak tidak sedikit dipengaruhi oleh kebiasaan lokal. Keanekaragaman kebiasaan dan adat istiadat telah tidak lagi menjadi dalil dalam memilih dan memakai suatu produk. Globalisasi menciptakan konsumen Indonesia memiliki ciri khas tidak tidak sedikit dipengaruhi lagi oleh kebiasaan lokal. Baca Juga Pemodelan Proses Bisnis – Pengertian, Manfaat, Tujuan, Diagram, jenis, Profil, Analisa 10. Kurang mempedulikan lingkungan. Perubahan iklim ialah isu yang popular di abad 21. Isu mengenai lingkungan menjadi urgen bersangkutan mengenai pemanasan produk. Perusahaan berlomba-lomba guna ikut andil dalam lingkungan. Produk yang bakal diproduksi telah dirancang agar sustainable terhadap lingkungan. Lain halnya dengan konsumen luar negeri, konsumen Indonesia masih belum peduli bakal lingkungan. Jenis-Jenis Konsumen Berikut ini adalah jenis-jenis dari konsumen, sebagai berikut 1. Konsumen Perorangan Personal Consumer Pengertian konsumen perorangan personal consumer ialah konsumen yang membeli/ menggunakan suatu produk barang/ jasa untuk kebutuhan diri sendiri. Personal consumer sering pun disebut dengan istilah end user. Contoh konsumen akhir; individu, keluarga. 2. Konsumen Organisasi Organizational Consumer Pengertian konsumen organisasi organizational consumer ialah konsumen yang membeli/ menggunakan suatu produk barang/ jasa untuk kebutuhan operasional organisasi tersebut. Hak Konsumen Berikut ini adalah hak dari konsumen, sebagai berikut Konsumen mempunyai hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam pemakaian barang maupun jasa. Konsumen berhak guna memilih barang/ jasa serta menemukan barang/ jasa tersebut cocok dengan nilai tukar dan situasi serta garansi yang dijanjikan. Konsumen berhak guna mendapatkan informasi yang benar, jelas, dan jujur tentang situasi dan garansi barang/ jasa yang dibeli. Konsumen berhak guna didengar pendapat dan keluhannya berhubungan barang/ jasa yang dipakai. Konsumen mempunyai hak guna mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya solusi sengketa perlindungan konsumen secara patut. Konsumen mempunyai hak guna mendapatkan pembinaan dan edukasi konsumen. Konsumen berhak guna mendapatkan perlakukan dan pelayanan yang benar dan jujur serta tidak diskriminatif. Konsumen berhak menemukan kompensasi, ganti rugi, dan/ atau penggantian, andai barang/ jasa yang diterima tidak cocok dengan semestinya. Hak-hak yang ditata dalam peraturan perundang-undangan lainnya. Kewajiban Konsumen Berikut ini adalah kewajiban dari konsumen, sebagai berikut Konsumen wajib menyimak dan mengekor petunjuk informasi maupun prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang/ jasa, demi ketenteraman dan keselamatan. Konsumen mesti mempunyai itikad baik dalam mengerjakan transaksi pembelian barang/ jasa. Konsumen wajib menunaikan pembelian barang/ jasa cocok dengan nilai tukar yang disepakati. Konsumen wajib mengekor upaya solusi hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut. Mungkin Dibawah Ini yang Kamu Cari
1. Pengertian Individu Berasal dari kata individium, artinya yang tak terbagi, merupakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Individu bukan berarti manusia sebagai 26 Thamrin Abdullah ed. Manajemen Pemasaran Jakarta Raja Grafindo Persada, 2013, h. 159. 27 suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas, yaitu sebagai manusia perseorangan. Dapat dikatakan bahwa individu adalah manusia yang memiliki peranan khas, mempunyai kepribadian dan pola tingkah laku spesifik 2. Indikator-Indikator Karakteristik Individu Karakteristik individu menurut para ahli salah satunya yaitu kepribadian yang terbuka terhadap pengalaman baru berupa ide, imajinasi yang aktif, kecerdikan dan kemampuan berpikir mendalam, suka melakukan refleksi diri, memiliki rasa penasaran yang tinggi, artistik dan membeli dipengaruhi oleh karakteristik individu seperti umur dan tahap daur hidup, pekerjaan dan situasi ekonomi, gaya hidup, kepribadian, dan konsep diri pembeli. dan Tahap Daur Hidup Orang mengubah barang dan jasa yang mereka beli semasa hidupnya. Selera akan makanan, pakaian, perabot, dan rekreasi sering kali berhubungan dengan umur. Membeli juga dibentuk oleh tahap daur hidup keluarga, tahap-tahap yang mungkin dilalui oleh keluarga sesuai dengan kedewasaanya. Pemasar sering kali menentukan sasaran pasar dalam bentuk tahap dan daur hidup dan mengembangkan produk yang sesuai serta rencana pemasaran untuk setiap tahap. Tahap-tahap daur hidup keluarga tradisional meliputi bujangan dan pasangan muda dengan anak. Akan tetapi, dewasa ini pemasar semakin banyak melayani tahap alternatif non tradisional yang jumlahnya bertambah, seperti pasangan yang tidak menikah, pasangan yang menikah di kemudian hari, pasangan tanpa anak, orang tua tunggal, orang tua dengan anak dewasa yang pulang lagi ke rumah, dan lain-lain. Daur hidup orang akan mengubah barang dan jasa yang mereka beli sepanjang kehidupan mereka. Kebutuhan dan selera seseorang akan berubah sesuai dengan bertambahnya usia. Pembelian dibentuk oleh tahap daur hidup 28 Abu Ahmadi. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Jakarta Rineka Cipta,2003, h. 74 keluarga, sehingga pemasar perlu memperhatikan perubahan minat pembelian yang berhubungan dengan daur hidup manusia. Pekerjaan seseorang mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Pekerja kasar cenderung membeli lebih banyak pakaian untuk bekerja, sedangkan pekerja kantor membeli lebih banyak jas dan dasi. Pemasar berusaha mengenali kelompok pekerjaan yang mempunyai minat di atas rata-rata akan produk dan jasa mereka. Sebuah perusahaan bahkan dapat melakukan spesialisasi dalam memasarkan produk menurut kelompok pekerjaan tertentu. Jadi, perusahaan perangkat lunak komputer akan merancang produk berbeda untuk manajer merek, akuntan, insinyur, pengacara, dan dokter. Pekerjaan seseorang akan mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Dengan demikian, pemasar dapat mengidentifikasi kelompok yang berhubungan dengan jabatan yang mempunyai minat diatas rata-rata terhadap produk mereka. ekonomi Kondisi ekonomi seseorang akan mempengaruhi pilihan produk. Jennifer Flores dapat mempertimbangkan membeli Nikon yang mahal bila dia mempunyai cukup pendapatan untuk dibelanjakan, tabungan atau kemampuan meminjam. Keadaan ekonomi akan sangat mempengaruhi pilihan produk. Pemasar yang produknya peka terhadap pendapatan dapat dengan seksama memperhatikan kecenderungan dalam pendapatan pribadi, tabungan, dan tingkat bunga. Jadi, jika indikator-indikator ekonomi tersebut menunjukkan adanya resesi, pemasar dapat mencari jalan untuk menetapkan posisi produknya. Hidup Gaya hidup seseorang menunjukkan pola kehidupan orang yang bersangkutan yang tercermin dalam kegiatan, minat, dan pendapatnya. Konsep gaya hidup apabila digunakan oleh pemasar secara cermat, akan dapat membantu untuk memahami nilai konsumen yang terus berubah dan bagaimana nilai-nilai tersebut mempengaruhi perilaku konsumen. Pada era masa sekarang, masyarakat berbelanja produk bukan lagi karena suatu kebutuhan. Manusia berbelanja bukan karena nilai atau kemanfaatannya. Bukan pula karena ia didesak oleh kebutuhan atau hajat hidupnya. Ia berbelanja karena gaya hidup life style, demi sebuah citra yang diarahkan dan tidak ketinggalan dan Konsep Diri Setiap individu memiliki karakteristik sendiri yang unik. Kumpulan karakteristik perilaku yang dimiliki oleh individu dan bersifat permanen biasa disebut kepribadian. Secara lebih jelas, kepribadian ialah sebagai pola perilaku yang konsisten dan bertahan lama enduring. Oleh karena itu, variabel kepribadian bersifat lebih dalam daripada gaya hidup. Kepribadian biasanya dijelaskan dengan menggunakan ciri-ciri seperti kepercayaan diri, dominasi, otonomik, ketaatan, kemampuan bersosialisasi, daya tahan dan kemampuan beradaptasi. Kepribadian dapat menjadi variable yang sangat berguna dalam menganalisis perilaku konsumen asalkan jenis kepribadian tersebut dapat diklasifikasikan dengan akurat dan asalkan terdapat korelasi yang kuat antara jenis kepribadian tertentu dan pilihan produk atau merek. Memahami karakterisrik kepribadian konsumen akan sangat bernilai bagi pemasar. Mengetahui perilaku konsumen yang bersifat lebih permanen, misalnya, wanita selalu menghindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi walaupun sebenarnya suka dengan rasa manis, pemasar dapat menggunakan perilaku seperti itu dengan menawarkan makanan dengan kadar gula yang rendah tetapi dengan rasa yang manis. 30Azhari Akmal Tarigan. Etika dan Spiritual Bisnis.Medan Febi Uinsu Press,2016. Kepribadian mengacu pada karakteristik psikologis yang unik yang menimbulkan tanggapan relatif konstan terhadap lingkungannya sendiri. Kepribadian sangat bermanfaat untuk menganalisis perilaku konsumen bagi beberapa pilihan produk atau merek. Pemasar juga dapat menggunakan konsep diri atau citra diri seseorang. Karakteristik kepribadian bisa juga dijadikan dasar untuk memosisikan produk di pasar. Perusahaan dapat memosisikan produknya yang mengutamakan diet karena memang timbul dan keinginan dalam diri 3. Hubungan Karakteristik Individu dengan Keputusan Konsumen Individu merupakan kombinasi pemikiran, perasaan dan perilaku, maka seseorang tidak akan pernah sama dengan yang lain sekalipun anak kembar. Sehingga setiap konsumen tidak akan memberikan respon yang sama untuk setiap stimuli pemasaran yang disediakan konsumen. antar Individu Berbeda Tidak ada individu yang memiliki kepribadian yang sama, oleh karena itu dinyatakan bahwa kepribadian adalah unik, artinya khas hanya pada individu tertentu. Kekhasan ini terutama dalam hal karakteristik khusus yang membedakan dengan individu lain yang sifatnya relatif menonjol. Memang sangat dimungkinkan ditemukannya kemiripan antar individu, tetapi bila ditelusur lebih lanjut pasti akan djumpai adanya perbedaan tertentu apakah dalam hal karakter, emosi ataupun kecenderungan-kecenderungan untuk melakukan perilaku tertentu. 32 Individu dalam Islam 31Nugroho J. Setiadi. Perilaku Konsumen Perspektif Kontemporer pada Motif. Tujuan, dan Keinginan Konsumen, h. 66-68. 32Tatik Suryani, Perilaku Konsumen Implikasi pada Strategi Pemasaran. Yogyakarta; Graha Ilmu,2008 h. 58. Allah Swt sangat membenci orang yang berlebihan. Dalam memenuhi kebutuhan, manusia sering tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah dinikmati dikonsumsi. Manusia sering dihinggapi penyakit tamak. Jika manusia telah mendapatkan dan menikmati sesuatu, maka ia ingin mendapatkan yang satu mengonsumsi sesuatu, Rasulullah Saw juga tidak pernah mencela barang/makanan yang tidak disukainya, karena bagaimanapun barang/makanan itu adalah karunia Allah Swt yang harus disyukuri terlepas dari kondisinya apakah disukai atau tidak. Jika Rasulullah menyukai suatu makanan, ia mengonsumsinya tetapi jika tidak menyukai ditinggalkannya makanan itu tanpa mencela sedikitpun. Abu Hurayrah pernah menceritakan perilaku konsumsi Nabi tersebut sebagai berikut ï»°ÙŽïÙŽïº˜Ù’ïºØ§ ÙŽØ°ÙØ§ َنَﺎﻛ ﱡﻂَﻗ ïºŽÙ‹ï»£ïºŽÙŽï»ŒÙŽØ ÙŽï»¢ÙŽï» ÙŽïº³ ÙŽÙˆ ÙïÙ’ï¯¿ÙŽï» ÙŽï»‹ ٠ا Ùلْï»Ùﺳَر َب َﺎﻋ َﺎﻣ َلَﺎﻗ َةَïºÙ’ﯾَïºÙÚ¾ ْﻲÙïºÙŽØ§ ْﻦَﻋ Ù’ï¯¿ÙŽïº ÙïÙŽï»› ÙŽïºÙŽïº— ÙïÙŽÚ¾ÙŽïºÙŽï»› Ù’Ù†ÙØ§ ÙŽÙˆ ÙïÙŽï» ÙŽï»›ÙŽØ§ ﺎًﺌ ï»¢ï» ïº´ï»£ هاور “Dari Abu Hurayrah, ia berkata “Rasulullah SAW tidak pernah sama sekali mencela makanan. Jika menghendaki sesuatu, ia memakannya dan jika tidak menyukai, ia meninggalkannya..†Daripada mencela makanan atau minuman lebih baik mensyukurinya. Rasulullah menganjurkan agar setiap orang bersyukur kepada Allah atas segala nikmat termasuk makanan dan minuman. Allah sangat suka kepada orang yang bersyukur atas makanan atau minuman yang D. Psikologis 1. Pengertian Psikologi 33 Imam an-Nawawi, Syarah Riyadus Shalihin,. Jakarta Pustaka Amani,1999, diterjemahkan dan di ikhtisarkan oleh Imam Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf Al-Nawawi Shahih Diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim Secara etimologis, psikologi di ambil dari bahasa Inggris pshychology yang berasal dari bahasa Yunani Psyche yang berarti jiwa soul,mind dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian, psikologi berarti ilmu yang mempelajari tentang Tetapi arti “ilmu jiwa†masih kabur sekali. Apa yang dimaksud dengan “jiwaâ€, tidak ada seorang pun yang tahu dengan sesungguhnya. Karena kekaburan arti itu, sering timbul berbagai pendapat mengenai defenisi psikologi yang berbeda. Banyak sarjana member defenisinya sendiri yang disesuaikan dengan arah minat dan aliran masing-masing. Diantara para sarjana yang mengemukakan definisi psikologi adalah Cliford yang menyatakan “psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewanâ€36 Ada juga yang mengartikan bahwa defenisi psikologi adalah sebagai studi ilmiah mengenai proses perilaku dan proses 2. Ciri Khas Dan Kekuatan Psikologi Positif Penjelasan tentang arti dari Psikologi menunjukkan bahwa adanya ciri khas yang didapatkan dari psikologi yang positif, diantaranya a. Psikologi positif selalu mendasarkan diri pada sains. Dengan demikian, semua klaim, pengetahuan dan aplikasi psikologi positif selalu telah diuji melalui penelitian yang menggunakan standar yang tinggi, sehingga dapat dipertanggungjawabkan. b. Psikologi positif memberi posisi yang sentral pada karakter virtues & strengths, sehingga manusia menjadi penentu utama kebahagiaan/ ketidakbahagiaannya sendiri. Pilihan-pilihan moral yang diambil manusia menjadi penentu utama, dan bukan terutama kekuatan-kekuatan lain yang 35Hasan Alwi. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta Balai Pustaka,2007 h. 57 36 Sarlito Wirawan Sarwono. Pengantar Umum Psikologi. Jakarta Bulan Bintang,1975, h. 9. diluar kendalinya seperti pengondisian lingkungan ataupun faktor-faktor pilihan akan yang baik, selalu menjadi fondasi kebahagiaan manusia. c. Psikologi positif memiliki suatu konsep sentral yang dapat mempersatukan berbagai studi yang beraneka ragam, dari berbagai ahli yang berbeda-beda, dalam suatu gambaran yang utuh. Konsep yang dimaksud adalah authentic happiness. Ini adalah suatu keuntungan besar, karena dengan adanya suatu kerangka umum yang mempersatukan ini, berbagai studi yang berbeda-beda-misalnya tentang emosi positif, dapat memiliki tempatnya masing-masing dalam kerangka tersebut, menjadi bagian dari pergumulan manusia untuk menjadi 3. Indikator – Indikator Faktor Psikologis Pilihan pembelian seseorang juga dipengaruhi oleh faktor psikologis, yaitu39 a. Motivasi Kebanyakan dari kebutuhan-kebutuhan yang ada tidak cukup kuat untuk memotivasi seseorang untuk bertindak. Suatu kebutuhan akan berubah menjadi motif apabila kebutuhan itu telah mencapai tingkat tertentu. Motif adalah suatu kebutuhan yang cukup menekan seseorang untuk mengejar kepuasan. b. Persepsi Seseorang yang termotivasi akan siap bereaksi. Bagaimana orang itu bertindak akan dipengaruhi oleh persepsi mengenai situasi yang dihadapinya. Dua orang dalam kondisi motivasi yang sama mungkin bertindak secara berbeda karena persepsi mereka terhadap situasi itu berbeda. Persepsi menurut Kotler diartikan 38Iman Setiadi Arif. Psilkologi Positif Pendekatan Saintifik Menuju Kebahagiaan. Jakarta Gramedia Pustaka Utama, 2016 h. 9-10 39Bilson Simamora. Memenangkan Pasar dengan Pemasaran yang Efektif dan Profitable. Jakarta Gramedia Pustaka Utama, 2001 sebagai proses dimana individu memilih, merumuskan, dan menafsirkan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti mengenai dunia. Orang dapat memberikan persepsi yang berbeda terhadap rangsangan yang sama karena tiga proses persepsi dibawah ini 1.Perhatian yang Selektif Eksposur Selektif Orang pada umumnya dihadapkan pada rangsangan yang jumlahnya sangat banyak setiap hari dan tidak semua rangsangan ini dapat diterima. Perhatian harus dibuat selektif agar dapat menarik perhatian konsumen karena pesan yang disampaikan akan hilang, kecuali pesan yang cukup menonjol atau dominan. 2.Gangguan yang Selektif Distorsi Selektif Rangsangan yang diperhatikan konsumen pun tidak selalu seperti apa yang dimaksud. Setiap orang berusaha menyesuaikan informasi yang masuk dengan pandangannya. Distorsi selektif menggambarkan kecenderungan orang untuk merakit informasi kedalam pengertian pribadi. Orang cenderung menafsirkan informasi dengan cara yang lebih mendukung daripada menentang konsepsi-konsepsi yang telah dimilikinya. 3.Mengingat Kembali yang Selektif Retensi Selektif Orang cenderung melupakan apa yang mereka pelajari dan menahan informasi yang mendukung sikap dan kepercayaan mereka. Mengingat yang selektif berarti mereka akan mengingat apa yang dikatakan sebagai keunggulan suatu produk dan melupakan apa yang dikatakan pesaing. Pembelajaran adalah proses perubahan dalam perilaku seseorang yang timbul dari pengalaman. Kebanyakan perilaku manusia adalah hasil proses pembelajaran. Secara teori, pembelajaran seseorang dihasilkan melalui dorongan, rangsangan, isyarat, tanggapan, dan penguatan. Melalui tindakan dan proses belajar, orang akan mendapatkan kepercayaan dan sikap yang kemudian akan mempengaruhi perilaku pembeli. Kepercayaan adalah pemikiran deskriptif yang dimiliki seseorang tentang sesuatu. Sikap merupakan perpaduan motivasi, perasaan emosional, persepsi, dan proses kognitif terhadap suatu objek. Dengan kata lain, sikap adalah cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. Kepercayaan dapat berupa pengetahuan, pendapat atau sekedar percaya, dan kepercayaan ini akan membentuk citra produk dan merek. Sedangkan sikap menuntun orang untuk berperilaku secara relatif konsisten terhadap objek yang sama. 4. Hubungan Psikologi dengan Keputusan Konsumen Mempelajari faktor psikologis konsumen akan banyak membantu dalam memberikan pengetahuan yang sangat penting tentang alasan yang menyangkut perilaku konsumen. Konsumen yang suka atau bersikap positif terhadap suatu produk cenderung memiliki keinginan yang kuat untuk memilih dan membeli produk yang disukainya tersebut. Sebaliknya, jika konsumen bersikap negatif terhadap suatu produk, konsumen cenderung tidak akan membeli produk itu mana yang dibeli seseorang cenderung melakukan pertimbangan. 5. Psikologi dalam Pemikiran Islam Perbedaan dalam mendefenisikan psikologi sebagai cabang ilmu di atas membutuhkan beberapa penjelasan. Psikolog awal berkonsentrasi dalam mempelajari kehidupan mental conscious experience dengan cara melakukan interview terhadap subjek yang menceritakan pengalamannya. Psikologi behaviouris yang muncul kemudian menolak pengertian itu dan menawarkan psikologi sebagai ilmu tingkah laku karena objek psikologi harus lah nyata dan dapat diobservasi. Dalam perkembangan selanjutnya, meskipun dengan mengadopsi pola observasi behaviouris, psikologi diartikan sebagai studi mengenai tingkah laku dan kehidupan mental. Psikologi dalam pemikiran islam 40Dimas Fauzi. Pengaruh Faktor Psikologis Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian. menurut tokoh-tokoh muslim diantaranya adalah Al-Kindi,Ibnu Majah, Suhrawardi Al-Magful, dan Nasir Al-Din Tusi. a. Al-Kindi Menurut al-Kindi, jiwa tidak tersusun, mempunyai arti penting, sempurna dan mulia. Selain itu jiwa bersifat spiritual, ilahiah, terpisah dan berbeda dari tubuh. Pendapat Al-Kindi lebih dekat pada pemikiran Plato daripada Aristoteles. Namun, Al-Kindi tidak menyetujui Plato yang mengatakan bahwa jiwa berasal dari alam ide. Al-Kindi berpendapat bahwa mempunyai tiga daya, yaitu daya bernafsu, daya pemarah dan daya berfikir. b. Ibnu Majah Ibnu Majah seperti juga Aristoteles, mendasarkan psikologinya pada fisika. Dia memulai pembahasan mengenai jiwa dengan defenisi jiwa dan menyatakan bahwa tubuh, baik yang alamiah maupun tidak, tersusun dari materi dan bentuk. Bentuk merupakan perolehan permanen adalah kenyataan tubuh. Kenyataan itu bermacam-macam, ia memiliki segala yang bereksistensi melaksanakan fungsi mereka tanpa harus digerakkan atau segala yang bergerak adalah aktif bila mereka diaktifkan. c. Suhrawardi al-Magful Shuwardi adalah penganut panteisme yang sejauh ini mendefenisikan Tuhan sebagai jumlah keseleruhan eksistensi yang ideal dan jelas. Berlainan dengan pendahulunya yang menyatakan bahwa dunia adalah suatu yang rill dan jiwa manusia adalah individualitas yang khas. d. Nasir Al-Din Tusi Jiwa merupakan subtansi yang sederhana dan immaterial yang dapat merasa. Ia mengontrol melalui tubuh dan otot-otot dan alat perasa, tetapi tidak dapat dirasakan melalui alat-alat tubuh. Menurutnya, jiwa tidak dapat dibagi. Ia menyatakan bahwa penalaran atas logika, fisika,matematika, teologi dan sebagainya, terdapat dalam satu jiwa tanpa bercamptur baur dan dapat diingat dengan kejelasan yang khas serta mustahil berada dalam suatu substansi immaterial indra-indra jiwa. Hakikat psikologi islam dapat dirumuskan sebagai berikut kajian islam yang berhubungan dengan aspek-aspek dan perilaku kejiwaan manusia, agar secara sadar ia membentuk kualitas diri yang lebih sempurna dan mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia dan di
– Berikut adalah kumpulan Soal Pilihan Ganda dan Kunci Jawaban Teknologi & Infrastruktur E-Business yang terdiri dari 50 soal pilihan ganda. Dengan adanya soal latihan ini semoga bisa sebagai bahan pembelajaran dan latihan sebelum menghadapi ujian. 1. Bursa elektronik untuk umum yang beranggotakan banyak pembeli dan penjual, disebut a. E-Government b. Business-to-EmployeesB2E c. E-Learning d. Collaborative Commerce e. Exchange * 2. Apa yang di maksud Enterprise resources planning ERP? a. Merupakan aplikasi terpadu yang memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengelolaan sumberdaya perusahaan * b. Suatu tools IT dan manajemen untuk membantu perusahaan merencanakan dan melakukan kegiatan operasionalnya secara lebih efisien dan efektif c. Merupakan aplikasi terpadu memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal hubungan kepada pelanggan d. Merupakan aplikasi terpadu yang memberikan dukungan sistem informasi kepada manajemen dalam hal pengadaan barang dan jasa bagi perusahaan e. Suatu sistem TIK Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam pengertian sebuah sistem aplikasi yang mengkombinasikan dan mengintegrasikan fungsi untuk sebuah perlakukan kontekstual terhadap masing – masing pengetahuan eksplisit dan tasit 3. Berikut adalah karakteristik B2B kecuali a. Pertukaran informasi yang dilakukan dengan format yang sudah disepakati dan diservice sistem yang digunakan antar kedua pembisnis juga menggunakan standard yang sama b. Pelayanan yang diberikan bersifat umum sehingga banyak digunakan oleh banyak orang * c. Pertukaran informasi yang dilakukan antar pembisnis tersebut atas dasar kebutuhan dan kepercayaan d. Salah satu pelaku bisnis tidak harus menunggu rekan bisnisnya untuk mengirimkan datanya e. Saran yang digunakan EDI 4. Hardware, software, Media Transmisi kebutuhan perangkat lainnya termasuk kedalam a. Atribut M-Commerce b. Infrastruktu M-Commerce * c. keamanan M-Commerce d. Nilai tambah atribut M-Commerce e. Terminologi dan standar M-Commerce 5. Panjang total jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4 adalah a. 32-bit * b. 8-bit c. 64-bit d. 16-bit e. 128-bit 6. Pasar di mana para penjual dan para pembeli menukar jasa dan barang-barang untuk uang atau untuk jasa dan barang-barang lainnya, yang dilakukan secara elektronis disebut a. E- Tailing b. E- Maketplace * c. E- Marketspace d. E- Market e. E- banking 7. Mengakomodasi kebutuhan pelanggan terhadap barang-barang produksinya di sebut? a. E-market b. Vendor management * c. E-shop d. Customer care e. I-market 8. Bursa elektronik untuk umum yang beranggotakan banyak pembeli dan penjual, disebut a. E-Learning b. E-Government c. Collaborative Commerce d. Business to Employee e. Exchange * 9. Berikut adalah tantangan e-commerce kecuali a. Model Bisnis b. kepercayaan dan resiko konsumen c. keterbatasan SDM d. keamanan e. Dimana saja – kapan saja * 10. Ada berapa fungsi utama yang dijalankan oleh suatu pemeliharaan dan pengelolaan jaringan yaitu … a. 1 b. 5 c. 4 d. 3 * e. 2 11. Komponen yang menjembatani bisnis antara perusahaan dengan para konsumen terdiri dari beberapa jaringan komunikasi, diantaranya yaitu a. MAN b. PAN c. a, b dan c benar * d. LAN e. WAN 12. Kelebihan dalam membeli software e-commerce komersial,kecuali; a. Lebih murah karena mass produk b. Adanya support service c. Bersifat modular sehingga mudah di kostumisasi * d. Mudah dalam implementasi e. Mudah di adaptasi dan di pelajari 13. Berikut adalah tantangan E-Commerce, kecuali a. Keterbatasan SDM b. Model bisnis c. Dimana saja kapan saja * d. Kepercayaan dan resiko konsumen e. Keamanan 14. Localization Product & service yaitu mengetahui dimana lokasi pemakai setiap saat dan memberikan layanan kepada pemakai merupakan bagian dari a. Nilai Tambah Atribut M-Commerce b. Infrastruktur m-commerce c. Terminologi dan standar M-Commerce d. Internal Supply Chain * e. Keamanan M-Commerce 15. merupakan contoh situs di internet pada model pemasaran a. permission email b. viral marketing * c. publikasi media d. web ring e. cybermail 16. Kemampuan untuk membagikan berbagai macam informasi melalui komponen teknologi di dalam perusahaan secara menyeluruh. Karakteristik infrastruktur e bisnis ini disebut … a. Connectivity b. Modularity c. Compatibility * d. Delegate non-critical tasks e. Highly-skilled IT personnel 17. Salah satu tahap pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business yaitu … a. Sistem keamanan suatu jaringan b. Penyeimbang suatu beban pada jaringan c. Mendayagunakan komputer * d. Pemantau beban dan utilisasi CPU dan memori e. Pemantau fault atau permasalahan perangkat keras jaringan 18. Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif dalam konsep E-Commerce disebut a. Transaction b. Streamlining * c. Automation d. Interaction e. Publishing 19. Meningkatkan hubungan dengan konsumen termasuk manfaat E-Commerce untuk a. Jawaban B dan C benar b. Konsumen c. Perusahaan * d. Masyarakat e. pemerintah 20. Dibawah ini merupakan manfaat E-Commerce bagi perusahaan kecuali a. Jangkauan Global b. Efisiensi Pengandaan c. Inovasi model bisnis d. Keterbatasan SDM * e. Kecepatan time to market 21. Manakah manfaat E-Commerce bagi perusahaan a. Kustomisasi dan personalisasi b. Masalah organisasi c. Dimana saja kapan saja d. Pengurangan biaya operasi e. a,b,c benar * 22. Dibawah ini merupakan manfaat e-commerce bagi perusahaan, kecuali a. Inovasi model bisnis b. Efisiensi pengadaan c. Keterbatasan SDM * d. kecepatan time-to-market e. Jangkauan Global 23. Fungsi utama yang dijalankan oleh suatu pemeliharaan dan pengelolaan jaringan yaitu … a. Pemantau pemakaian bandwidth b. Penyeimbang suatu beban pada jaringan c. Pemantau beban dan utilisasi CPU dan memori d. C dan D benar * e. Pemantau suatu kinerja jaringan 24. Yang merupakan software Enterprise resources planning yaitu a. Supply Chain Management SCM b. Semuanya salah c. Customer Relationship Management CRM d. Knowledge Management System KMS e. SAP System Application and Product in data processing * 25. Salah satu strategi memilih media periklanan pada e-commerce adalah kecuali. a. menekankan citra perusahaan b. menekankan merek perusahaan c. menarik secara virtual d. isi situs web bermanfaat bagi konsumen * e. perkiraan rata-rata jumlah individu berbeda yang telah mengunjungi setiap isi website 26. Berikut adalah karakteristik individu dari konsumen, kecuali a. Pengaruh b. etnicity * c. Gender dan umum d. Karakteristik Gaya Hidup e. Status perkawinan 27. tambah Atribut M-Commerce yaitu a. Localitation product & service b. Convinience * c. Personalization d. Instant Connectivity e. Ubiquitas 28. Sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu pada saat tertentu disebut a. C2C b. C2B c. B2C d. G2C e. B2C * 29. Media iklan yang dilakukan bila perusahaan x setuju untuk menampilkan sebuah banner perusahaan y dengan imbalan perusahaan juga mau menampilkan iklan perusahaan x disebut a. Interstitial * b. Banner Exchange c. Banner Swapping d. Keyword Banner e. Iklan Skyscraper 30. Beberapa tantangan perkembangan E-Commerce di Indonesia adalah kecuali a. Senang berbelanja dengan katalog * b. Kultur c. Kepercayaan d. Masih senang budaya menawar e. penggunaan masih jarang 31. Meningkatkan hubungan dengan konsumen termasuk manfaat e-commerce untuk a. konsumen b. perusahaan * c. pemerintah d. masyarakat e. jawaban b dan c benar 32. Memulai usaha dengan dana yang tidak cukup, merupakan salah satu permasalahan e-tailing a. branding b. starting with insufficient funds c. profitability d. design web yang statis * e. manage new risk exposure 33. Beberapa tantangan perkembangan E-Commerce di Indonesia adalah kecuali a. Senang berbelanja dengan katalog * b. Kultur c. Masih senang budaya menawar d. penggunaan masih jarang e. Kepercayaan 34. Metode melakukan usaha yang dapat menghasilkan revenue bagi perusahaan untuk menjamin kelangsungan hidupnya di sebut? a. EC model b. Business model c. Proses model d. Business case e. Business model * 35. Kegiatan bisnis atau jasa yang berkaitan erat dengan konsumen, manufaktur, ISP dan pedagang perantara denganmenggunakan media elektronik disebut a. E-Commerce * b. E-Banking c. E-Government d. E-business e. E-Payment 36. Model EC dimana organisasi menyediakan jasa,informasi, atau produk kepada individu karyawannya, disebut a. Collaborative Commerce b. Exchange c. E-Government d. E-Learning e. Business-to-EmployeesB2E * 37. Dibawah ini yang termasuk alasan beriklan di internet adalah kecuali a. Gender dan umum b. Iklan dapat di update setiap waktu dengan biaya minimal c. Menggunakan kovergensi teks,audio,grafik, dan animasi d. iklan * e. pengaruh 38. Beberapa Faktor konsumen di dalam membeli adalah a. Gender dan umum b. pengaruh * c. sosial d. Umum e. kepribadian 39. Salah satu strategi memilih media periklanan pada e-commerce kecuali? a. Menekankan merk perusahaan b. Isi situs web bermanfaat bagi konsumen c. Perkiraan rata-rata jumlah individu berbeda yang telah mengunjungi isi website * d. Menarik secara visual e. Menekankan citra pada perusahaan 40. Hardware, software, Media Transmisi kebutuhan perangkat lainnya termasuk kedalam a. keamanan M-Commerce b. Terminologi dan standar M-Commerce c. Atribut M-Commerce d. Infrastruktu M-Commerce * e. Nilai tambah atribut M-Commerce 41. Contoh website model pemasaran A Friedly Search Engine Web adalah a. b. * c. d. e. 42. Usaha – usaha untuk menigkatkan penjualan tambahan dengan cara memanfaatkan beberapa pengecer yang menggunakan internet untuk mendukung distribusi yang ada, dalam model bisnis e-tailing disebut a. channel support b. profitability c. vertical portal * d. category killer e. auctioner 43. Model EC dimana organisasi menyediakan jasa, informasi dan poduk kepada individu karyawannya, disebut a. Exchange b. E-Learning c. Collaborative Commerce d. Business to Employee * e. E-Government 44. Jenis e-bisnis ini meliputi semua transaksi elektronik yang dilakukan antara individu dan administrasi publik disebut … a. Consumer to Consumer C2 b. Consumer to Business C2B c. Online to offline O2O d. Business to Administration B2A e. Consumer to Administration C2A * 45. Dibawah ini merupakan manfaat e-commerce bagi perusahaan, kecuali a. Inovasi model bisnis b. kecepatan time-to-market c. Jangkauan Global d. Keterbatasan SDM * e. Efisiensi pengadaan 46. Sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada saat tertentu disebut a. B2C * b. C2G c. G2C d. C2B e. C2B 47. Customer yang tidak bergantung pada kontribusi situs perusahaan adalah jenis customer; a. Intermedia b. Beginners c. Expert * d. Nightmaters e. Problem 48. Berikut adalah media transmisi yang digunakan dalam infrastruktur M-Commerce, Kecuali a. Microwave b. Satelite c. Microsoft d. Infrared * e. Radio 49. Panjang total jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6 adalah a. 16-bit b. 32-bit c. 8-bit d. 128-bit * e. 64-bit 50. Contoh website model pemasaran A Friedly Search Engine Web, adalah a. b. * c. d. e.
Dalam proses distribusi, konsumen pada akhirnya akan menjadi pengguna atau pemanfaat akhir dari sebuah produk. Untuk itulah, konsumen tetap memiliki peran penting dalam setiap proses distribusi. Kata konsumen diambil dari bahasa Inggris yakni Consumer atau Consument dalam bahasa belanda. Jika secara umum, customer memiliki arti setiap orang yang memakai barang. Konsumen adalah pemakai terakhir dari produk yang diserahkan dari pengusaha. Sedangkan menurut Pasal 1 angka 2 Undang-undang Perlindungan Konsumen dikatakan jika konsumen adalah semua orang pemakai barang atau jasa yang tersedia di masyarakat untuk kepentingan pribadi, keluarga, orang lain dan makhluk hidup serta tidak diperdagangkan. Konsumen tidak hanya sebagai pembeli namun juga menjadi perantara produk. Berikut adalah pengertian luas dari konsumen Konsumen Pihak yang memperoleh barang atau jasa untuk tujuan antara Individu yang memperoleh barang atau jasa untuk kembali diperdagangkan. Mengingat penggunaan sifat produk, konsumen seperti ini adalah pengusaha yang baik dalam bentuk institusi atau akhir Pihak yang mendapatkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Produk yang dibeli tersebut juga bukan untuk diperjualbelikan kembali. Menurut Dewi Dewi mengartikan konsumen sebagai seseorang yang menggunakan sebuah produk baik barang dan jasa yang Sri Handayani Konsumen merupakan individu atau organisasi yang melakukan pembelian atau memakai sejumlah barang atau jasa yang berasal dari pihak Aziz Nasution Konsumen merupakan semua orang yang menemukan barang atau jasa yang digunakan untuk tujuan Philip Kotler Konsumen merupakan seluruh pribadi serta lokasi tinggal yang melakukan pembelian atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi pribadi. Jenis Konsumen 1. Konsumen Perorangan atau Personal Consumer Konsumen perorangan atau personal consumer merupakan konsumen yang membeli atau memakai sebuah produk barang atau jasa untuk kebutuhan pribadi. Personal consumer juga bisa disebut dengan end user seperti contohnya keluarga atau individu. 2. Konsumen Organisasi atau Organizational Consumer Konsumen organisasi merupakan konsumen yang membeli atau memakai sebuah produk barang atau jasa untuk keperluan operasional organisasi tersebut. Hak Konsumen Di dalam Pasal 4 Undang-undang Perlindungan Konsumen diatur tentang berbagai hak konsumen dan berikut beberapa diantaranya Hak atas kenyamanan, keamanan serta keselamatan saat mengonsumsi barang atau untuk memilih barang atau jasa dan memperoleh barang atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar, kondisi dan jaminan yang sudah atas informasi yang jelas, benar serta jujur tentang kondisi serta jaminan barang atau untuk didengar pendapat serta keluhannya atas barang atau jasa yang untuk memperoleh perlindungan, advokasi serta upaya penyelesaian sengketa perlindungan untuk memperoleh pembinaan serta perlindungan untuk diperlakukan atau dilayani dengan jujus, benar dan tidak untuk memperoleh kompensasi, ganti rugi atau penggantian jika barang atau jasa yang diterima tidak sesuai. Kewajiban Konsumen Selain hak, kewajiban konsumen juga sudah diatur dalam Pasal 7 Undang-undang Perlindungan konsumen dan berikut beberapa diantaranya Beritikad baik saat melakukan transaksi pembelian barang atau sesuai dengan nilai tukar yang sudah upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen dengan patut. Karakter Konsumen 1. Konsumen Potensial Karakter konsumen ini harus dijadikan prioritas target pasar. Jika dilihat secara teknis, konsumen potensial memang belum menjadi konsumen namun paling berpotensi menjadi konsumen. Pastikan untuk memberikan pelayanan serta informasi menyeluruh dan terbaik untuk karakter konsumen seperti ini. Tipe konsumen ini biasanya akan memperlihatkan ketertarikan pada produk atau jasa yang sedang dijual dari mulai mengisi formulir form contact, pertanyaan yang diberikan ke marketing channel atau setidaknya berkunjung ke website dan melakukan subscribe. Untuk konsumen seperti ini bisa diberikan pancingan agar mempercepat keputusan konsumen potensial untuk membeli. Salah satu caranya adalah dengan memberikan diskon. Pastikan juga untuk memberikan nilai produk atau servis yang jelas sebelum memberikan diskon tersebut. 2. Konsumen Baru Konsumen baru merupakan orang yang baru akan melakukan pembelian produk. Konsumen baru baru belajar beradaptasi saat mencoba membeli produk. Untuk itu, konsumen seperti ini harus dibantu supaya fase beradaptasi yang dilakukan bisa berjalan lancar. Walau sudah sukses membuat konsumen baru melakukan pembelian produk, namun bukan berarti konsumen langsung ditinggalkan begitu saja. Konsumen harus diyakinkan supaya merasa nyaman dan senang menggunakan produk atau jasa yang dijual. Untuk meyakinkan konsumen baru, maka berikan arahan untuk para konsumen tersebut. Caranya bisa dilakukan dengan memberi penjelasan menyeluruh tentang produk serta teknik penggunannya atau sistem kerjanya. 3. Konsumen Impulsif Karakter konsumen ini bisa menghasilkan keputusan dengan cepat tergantung dari kondisi yang terjadi. Persuasif berlebihan tidak perlu dilakukan pada konsumen impulsif ini. Hal yang perlu dilakukan adalah memberikan kemudahan. Semakin mudah langkah yang diberrikan untuk membeli produk atau servis, maka akan semakin besar peluang konsumen memutuskan untuk melakukan pembelian. Contohnya seperti ketika menawarkan jasa ekspedisi barang, maka fasilitas yang bisa diberikan adalah tracking barang yang sedang dikirim atau fasilitas pick up barang untuk urusan penting. 4. Konsumen Diskon Karakteristik konsumen ini adalah konsumen yang sudah melihat barang yang ditawarkan namun tidak mau membeli dengan harga yang sudah ditetapkan. Untuk mengatasinya, jangan menggunakan cara persuasif karena tidak akan ada gunanya. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan diskon atau penawaran. Jika memang diskon sudah habis, maka biasanya konsumen jenis ini akan pergi atau tidak mau membeli. 5. Konsumen Loyal Konsumen loyal biasanya menjadi karakteristik konsumen yang disukai karena memperbesar peluang pembelian produk barang atau jasa Bahkan, konsumen loyal juga bisa dijadikan brand ambassador dengan word of mouth marketing. Konsumen loyal umumnya akan merekomendasikan produk atau servis pada kerabat atau keluarganya. Untuk itu, karakteristik konsumen ini akan memberikan pengaruh besar di dalam bisnis. Pastikan untuk memberikan semua yang terbaik baik produk atau after sales services untuk mempertahankan konsumen jenis ini. Perilaku Konsumen Perilaku konsumen merupakan bagian dari suatu studi. Dalam studi tersebut akan mempelajari individu serta organisasi mengenai produ yang dipakai dan meliputi beberapa aspek, seperti Pemikiran serta perasaan konsumen pada alternatif konsumen ketika sedang memilih produk konsumen ketika memiih produk lingkungan pada perilaku promosi serta kampanye untuk membuat produsen bisa membeli produk yang sudah dipilih. Aspek Pendorong Perilaku Konsumen Biasanya, perilaku konsumen akan dipengaruhi 3 faktor yakni pribadi, psikologis serta sosial Pribadi Berhubungan dengan pendapat dan minat pribadi seorang konsumen. Ini juga dipengaruhi dengan unsur demografi seperti kultur, jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan serta latarbelakang yang Berhubungan dengan respons konsumen sesudah terpengauh dengan kampanye. Faktor tersebut termasuk sikap konsumen mengenai bagaiaman keinginan untuk memenuhi Konsumen akan dipengaruhi juga dengan lingkungan sampai media ketika sedang mengambil keputusan. Beberapa faktor tersebut meliputi kelas sosial, pendapatan serta pendidikan. Sumber Referensi
berikut adalah karakteristik individu dari konsumen kecuali